Senin, 04 Mei 2015

PRODUK KAMI

DENGAN 225 JUTA BISA PUNYA HUTAN JABON

AREA

PAKET JABON CELEBESHARGA NORMAL 225 JUTA
EARLY BIRD HANYA 175 JUTA
APA YANG ANDA DAPATKAN ?
  • TANAH SELUAS 1 HEKTAR (SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS NAMA SENDIRI)
  • 800 BIBIT POHON JABON (PANEN 2 KALI DALAM 10 TAHUN)
  • BIAYA PERAWATAN SAMPAI PANEN (PENANAMAN, PERAWATAN, PEMUPUKAN, ANTI HAMA)
  • TIKET & AKOMODASI KE LOKASI LAHAN
  • ASURANSI KAYU PASTI LAKU ( SRI FARM MEMILIKI KONTRAK DENGAN PERUSAHAAN KAYU)
  • KOMUNITAS GO GREEN INVESTOR CLUB
  • GRAND PRIZE HONDA MOBILIO, PERHIASAN EMAS 22 KARAT, TIRTA YATRA / UMROH / LIBURAN

FAQ

  1. SETELAH 10 TAHUN BAGAIMANA KELANJUTANNYA DAN BERAPA HARGA PERAWATANNYA SETELAH 10 TAHUN ? 
    Setelah 10 tahun atau setelah selesai 2 x masa panen, maka kontrak kerjasama kemitraan dengan SRI FARM sudah selesai. Mengenai harga perawatan atau pembuatan dan pengelolaan hutan Mitra untuk periode kontrak kedua/berikutnya, kami belum bisa menginformasikan besaran angka pastinya karena kepastian bibit, pupuk dan terutama tenaga kerja 10 tahun mendatang tidak bisa dipastikan sekarang karena inflasi yang tidak tentu. Tetapi yang pasti untuk variabel biaya pembelian lahan sudah tidak ada karena lahan sudah tersedia
  2. APA JENIS JABON YANG DITANAM SRIFARM ?Jenis JABON yang dibudidayakan oleh SRI FARM bukanlah Jabon biasa. Jenis jabon yang ditanam oleh SRI FARM adalah Jabon unggul yang sudah mengalami pemuliaan oleh Biotek-BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dengan dimasukkannya beberapa teknologi terbaru, dimana jenis jabon ini memiliki karakteristik: – pengakaran yang banyak dan kuat, sehingga penyerapan unsur hara dan mineral oleh pohon jabon ini sangatlah tinggi – pertumbuhan yang sangat cepat – sifat fisik pohon yang memiliki daun yang lebar, batang yang lurus, tidak bercabang. Sehingga dengan memiliki sifat unggul seperti yang disebutkan diatas, dalam kurun waktu 5-6 tahun, pertumbuhan pohon jabon ini sudah masuk dalam grade A-3 (memiliki diameter 30cm-39cm, atau memiliki keliling 94cm-122cm). Nah jenis jabon ini kami sebut dengan jenis JABON SRI FARM.
  1. BAGAIMANA JIKA HASIL PANENNYA TIDAK SESUAI DENGAN YANG DIPRESENTASIKAN ?Benar sekali proyeksi tetaplah hanya sebatas proyeksi, atau perkiraan. Dan apakah ada satu pun hal di dunia ini yang bisa dipastikan 100% di masa akan datang? Bisnis ini pun demikian seperti layaknya bisnis yang lain, bahwa proyeksi keuntungan didasarkan pada perkiraan dan analisa yang mempunyai dasar yang kuat.Kebutuhan kayu jabon yang terus meningkat.Ketersediaan kayu jabon semakin menurun Sumber data kenaikan harga kayu jabon di pasaran yang valid, data Perhutani, menunjukkan dalam 10 tahun terakhir terjadi kenaikan kayu sebesar 15% rata-rata per tahunnya. Sehingga bila diambil dengan angka yang sama kenaikan rata-rata 15% per tahun untuk 5-10 tahun ke depan maka didapatkan angka sesuai dengan yang kami presentasikan ke Mitra, jadi harga proyeksi tersebut bukanlah sebuah perkiraan. Proyeksi kami terhadap harga kayu jabon 5-10 tahun mendatang bisa meleset, bisa lebih rendah ataupun bisa juga lebih tinggi. Tapi sangat kecil kemungkinannya untuk kayu jabon tidak mengalami kenaikan harga ataupun tetap (tidak pernah terjadi dalam sejarah, 10 tahun harga kayu jatbon turun atau tetap).Terakhir, yang perlu diingat, bahwa ini adalah bentuk kerjasama, yang mana keberhasilan panen dengan harga optimal adalah keberhasilan SRI FARM juga, sehingga SRI FARM akan mengupayakan yang terbaik dengan segala kemampuan, pengetahuan, dan pengalamannya.
  1. APAKAH SERTIFIKATNYA JELAS DAN BENAR, TIDAK TUMPANG TINDIH ?SRI FARM sangat berkepentingan terhadap kejelasan/keabsahan tanah yang akan digunakan untuk pembangunan hutan jabon mitra, dikarenakan SRI FARM sangat berkepentingan terhadap 30% hasil panen nantinya. Dalam memilih lahan/tanah yang akan digunakan untuk pembangunan hutan mitra, SRI FARM melakukannya melalui beberapa tahap, termasuk didalamnya mengenai pengecekan keabsahan status tanah dan izinnya.
  1. APA JAMINAN YANG SAYA DAPAT KETIKA SAYA SUDAH MEMBAYAR CASH ATAUPUN DOWN PAYMENT ?Tentunya Mitra akan mendapatkan kuitansi pembayaran dari SRI FARM, Mitra juga akan mendapatkan perjanjian kontrak kerjasama kemitraan dengan SRI FARM yang mengikat secara hukum. Kemudian setelah memasuki masa tanam, kisaran bulan Januari tahun berjalan (misal 2015) sampai dengan januari tahun berikutnya (misal 2016) hutan Mitra akan dibuat / ditanam.
  1. APAKAH SRI FARM SUDAH PERNAH PANEN (SUDAH PUNYA SUCCESS STORY) ?SRI FARM masih belum pernah melakukan panen perdana atas hutan mitra-mitra SRI FARM, untuk kerjasama kemitraan dimulai pada tahun 2014, dan panen perdana mitra akan dimulai pada tahun 2019 atau awal tahun 2020. 
  1. SETELAH PANEN APAKAH ADA YANG MEMBELI HASIL PANENNYA ?Sudah pasti ada yang beli, dan hal ini termasuk dalam salah satu garansi yang diberikan oleh oleh SRI FARM kepada mitra. Kebutuhan atas kayu semakin lama semakin tinggi sedangkan supply yang ada sangatlah terbatas. Garansi tersebut bukanlah sebuah janji tanpa dasar. Saat ini SRI FARM sudah banyak mendapatkan calon-calon pembeli yang siap membeli dengan harga yang optimal, baik penawaran-penawaran dari industri meubel, eksportir kayu, pengrajin meubel, perorangan.
  1. HASIL PANENNYA KOK DIBAGI ?Dalam kerjasama kemitraan ini mitra menyediakan dana untuk melakukan pembelian paket hutan yang ditawarkan oleh SRI FARM, mitra tidak perlu menyediakan tenaga, pemikiran untuk melakukan pekerjaan pembangunan hutan, sedangkan SRI FARM menggunakan skill / keahlian, tenaga dan biaya untuk melakukan pekerjaan pembangunan hutan mitra sampai dengan panen dilakukan. Mitra 100% tidak perlu megupayakan, memelihara, merawat dan menjaga keamanan sampai pelaksanaan pemanenan hutannya, semua dikerjakan oleh SRI FARM. Sehingga sangatlah wajar, adil dan proporsional jika SRI FARM berkepentingan untuk mendapatkan bagi hasil 70:30 atas panen hutan mitra-mitra SRI FARM yang telah dibangun, dirawat, dijaga dan dikelola sepenuhnya oleh SRI FARM. Dan SRI FARM sangat berkeyakinan, jikalau pekerjaan pembuatan dan pengelolaan hasil hutan ini dilakukan oleh SDM yang tidak mempunyai skill dan pengalaman, biaya investasinya akan jauh lebih besar dengan hasil yang juga tidak sama optimalnya, dari sisi, membangun hubungan baik sebagai social cost dengan masyarakat sekitar, pupuk yang tepat, perekruitan tenaga pekerja dan pengawas, dsb.Dan yang perlu dicermati juga, biaya untuk Research & Development yang selalu dilakukan oleh SRI FARM guna terus meningkatkan kualitas hutan jabon Mitra, biaya untuk fundamental sosial daerah sekitar hutan, baik berupa bantuan langsung sosial kepada masyarakat sekitar maupun tidak langsung yang sangat berguna untuk melibatkan masyarakat sekitar demi asas manfaat bersama dan keamanan hutan mitra.
  1. KENAPA SRI FARM KOK SHARE BISNIS INI KE ORANG LAIN, HARUSNYA DIKELOLA SENDIRI SAJA KAN KEUNTUNGANNYA LEBIH BESAR? MENGAPA SRI FARM TIDAK BEKERJA SAMA DENGAN BANK?Benar sekali, jika SRI FARM tidak membagikan informasi bisnis ini kepada masyarakat luas atau melakukan perluasan bisnis dengan pembiayaan dari Bank maka SRI FARM akan mendapatkan bagian keseluruhan dari hasilnya. Namun, perlu diingat bahwa percepatannya akan tidak secepat jika SRI FARM membuka seluas-luasnya peluang bisnis ini dengan masyarakat luas berupa kerjasama (partnership). Bukankah model seperti ini juga yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dan menguntungkan lainnya seperti McDonald, Indomart, Alfamart, dsb.Selain itu, SRI FARM melihat bahwa bisnis ini sangatlah luar biasa, value SRI FARM adalah untuk mengajak seluruh orang berpartisipasi aktif terhadap kelestarian bumi mereka sehingga SRI FARM merasa ada tanggungjawab untuk berbagi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut memiliki dan merasakan manisnya bisnis ini. Sehingga keberadaan SRI FARM di muka bumi ini bisa membawa dampak positif yang real bagi kelestarian lingkungan dan peningkatan taraf hidup dan penghasilan masyarakat.
  1. APAKAH NANTI ADA MAPPING AREA LAHAN YANG SUDAH TERTANAM DI MAMUJU SULAWESI BARAT ? BISA LIHAT TIDAK ?Untuk mapping area atas lahan hutan yang dibangun oleh SRI FARM harus dan pasti ada, dan mitra-mitra SRI FARM bisa melihatnya. Yang perlu diperhatikan bahwa, mapping area lahan hutan akan selesai dibuat setelah selesai masa tanam dan setelah selesai proses pematokan atas lahan hutan mitra-mitra SRI FARM.
  1. KENAPA PILIH LOKASI YANG JAUH DARI TEMPAT TINGGAL KAMI, YAITU DI SULAWESI BARAT ? KALAU SAYA INGIN MENGUNJUNGI LAHAN HUTAN SAYA TERLALU JAUH.SRI FARM memilih lokasi pembangunan Hutan di SULAWESI BARAT, melalui pengkajian lapangan terlebih dahulu, dimana di dalamnya termasuk faktor kecocokan lahan, keamanan, nilai ekonomis dan fungsi sosial kemasyarakatan. Justru disitulah letak keuntungan Bapak/Ibu bekerja sama menjadi mitra SRI FARM. Mitra tidak perlu merawat sendiri, karena SRI FARM yang akan mengerjakannya dari awal sampai panen dan memilih hal yang paling optimal, biaya serendah mungkin dan hasil semaksimal mungkin.Tanaman kayu keras seperti jabon, tidak perlu untuk dikunjungi setiap minggu karena perkembangannya akan tidak mudah terlihat, walaupun jika Bapak/Ibu ingin mengunjungi setiap minggu, kami sangat terbuka sekali melayani. Laporan perkembangan hutan Bapak/Ibu juga akan kami kirimkan via pos setiap tahun sekali sebagai salah satu janji kami kepada mitra seperti yang tertuang dalam perjanjian.
  1. KENAPA UNTUK HUTAN TIDAK DIBUAT DI LOKASI PINGGIR JALAN ?Untuk pemilihan lokasi atau lahan ada beberapa pertimbangan,SRI FARM mengupayakan pembangunan hutan Mitra dengan biaya / cost serendah mungkin. Karena kembali lagi bahwa bisnis ini bukanlah bisnis jual beli tanah, melainkan bisnis pembangunan hutan dan pemanfaatan hasil panen dari hutan tersebut. Konsentrasi SRI FARM adalah bagaimana cara menghasilkan nilai setinggi-tingginya terhadap panen dari hutan Mitra dengan hasil semaksimal mungkin, tetapi dengan cost atau biaya yang efisien. Lokasi di pinggir jalan tentunya akan berdampak pada naiknya biaya pembuatan hutan Mitra, sedangkan SRI FARM bisa mengupayakan pembangunan Hutan Mitra dengan biaya yang lebih murah, tentunya pemilihan lahan ini tetap melalui survey dan study lapangan terlebih dahulu, baik mengenai ketinggian lahan dari permukaan laut, kemiringan lahan, PH tanah, curah hujan dan kontur tanah.Sesuai dengan nilai yang dibawa oleh SRI FARM yaitu pemanfaatan lahan tidur atau tidak produktif, guna diubah menjadi lahan yang menghasilkan manfaat bagi lingkungan, baik dari sisi ekonomis maupun sosial kemasyarakatan, salah satunya usaha penghijauan.Faktor keamanan, jika lahan terletak di pinggir jalan, dimana akses kendaraan bisa lalu lalang dengan bebas, maka pengawasan untuk keamanan hutan akan lebih sulit, pontensi pencurian kayu oleh pihak luar akan lebih tinggi, akan lebih sulit dan akan membutuhkan cost/biaya yang lebih besar lagi.Yang terpenting dari pengadaan Hutan salah satunya adalah adanya akses jalan untuk panen. Karena panen hutan nantinya bukan hanya menjadi kepentingan Mitra, melainkan juga kepentingan SRI FARM (share 30%) maka SRI FARM menjamin adanya akses jalan panen di setiap cluster kemitraan dan akan dibangun 1-2 tahun sebelum masa panen (tahun ke-3 dan ke-4) untuk menjamin keamanannya, seperti yang tertuang dalam surat perjanjian kerjasama kemitraan.
  1. APAKAH SAYA BISA MELIHAT ATAU MENGAUDIT LAPORAN KEUANGAN SRI FARM?Kedudukan SRI FARM terhadap Mitra adalah partner/mitra dan sebaliknya, yang diikat dengan perjanjian berisi tentang Hak dan Kewajiban masing-masing pihak. Perusahaan mempunyai kewajiban memberikan laporan rugi laba kepada para pemilik saham perusahaan tersebut. SRI FARM belum menjadi perusahaan TBK, sehingga SRI FARM belum menjual saham kepemilikan perusahaannya kepada umum, sehingga otomatis SRI FARM tidak mempunyai kewajiban untuk melaporkan laporan rugi laba perusahaannya kepada pihak umum.
  1. KERJASAMA INI KAN 10 TAHUN, WAKTU YANG LAMA, ADA KEKHAWATIRAN BAGI SAYA, BAGAIMANAKAH JIKA TERNYATA SRI FARM LARI ATAU MENGHILANG ?Tujuan kami memberi kesempatan bagi Anda untuk bisa berkunjung di lokasi pembibitan kami, lokasi contoh hutan mitra yang sudah kami bangun, adalah untuk menggeser paradigma yang sekarang ini terjadi di masyarakat, bahwa rata-rata bentuk investasi atau kerjasama di Indonesia itu tidak jelas, contohnya, investasi emas, penggemukan sapi, tambang dan bahkan perkebunan. SRI FARM mengerjakan bisnis ini dengan professional, dengan melakukan kunjungan di lokasi, Anda dapat langsung menyaksikan dan menganalisa kerja SRI FARM, bahwa yang kami lakukan adalah nyata dan professional, tidak ada alasan bahwa dana Anda akan kami bawa lari, karena :Dana tersebut diwujudkan dalam bentuk tanah bersertifikat, pohon yang ditanam,pemupukan, perawatan dan keamanan hutan Anda, SRI FARM memiliki aset Hutan sendiri seluas 400 Hektar, tentunya bukan nilai aset yang kecil, dan tentunya aset-aset properti lainnya. SRI FARM bersama mitra akan membangun ribuan hektar hutan jabon, membuka lapangan pekerjaan baru bagi ratusan orang dan ikut menggerakkan perputaran ekonomi melalui aktifitas usahanya dan pajak yang dibayarkan.Perlu diingat bahwa SRI FARM akan ikut menikmati 30% hasil panen perdana dengan mitra di tahun 2020, dst hasil panen tersebut sangatlah besar.Kuranglah masuk akal jika ada perusahaan ataupun pihak manapun yang mau untuk melewatkan atau membuang keuntungan yang akan diperoleh, setelah dalam kurun waktu tertentu membangun usaha tersebut dengan sebaik-baiknya. Justru saat ini adalah saat yang tepat bagi Anda untuk memutuskan bergabung dengan SRI FARM, artinya 5 tahun lagi Anda sudah dapat menikmati hasil Panen yang luar biasa

Leave a Reply

Sharing Profit di Investasi Jabon

JABONhasil yang luar biasa dengan sistem sharing profit antara investor, pengelola dan petani yang mengerjakan, juga turut menyukseskan program pemerintah Bisnis investasi kini semakin berkembang dan menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Kebutuhan kayu di Indonesia cenderung meningkat, sementara beberapa tahun lalu pemerintah mengeluarkan kebijakan melarang penebangan hutan alam sehingga industri perkayuan diwajibkan menggunakan kayu hutan tanam rakyat (HTR).
Peluang ini ditangkap Nyoman Kusmini dengan mengembangkan suatu program investasi jabon di bawah bendera PT Sukses Rimba Investama ( Sri Farm ) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kayu jabon (jati bongsor/jati ambon).
Owner Sri Farm ini menjelaskan investasi ini memiliki manfaat luas. Selain menguntungkan dari segi bisnis dengan ‘penanaman 1 milyar pohon/tahun’ dengan turut melestarikan lingkungan (go green) untuk mengurangi efek rumah kaca. “Kami tawarkan dengan harga Rp 225 juta per paket,” ujarnya.
Dalam satu paket jabon ini investor mendapatkan lahan seluas 1 hektare di daerah Sulawesi Barat (Sertifikat Hak Milik atas nama sendiri), 800 bibit pohon jabon yang bisa dipanen dua kali dalam 10 tahun, plus biaya perawatan sampai panen (penanaman, pemupukan, obat antihama). Setelah panen, investor tak perlu cemas memikirkan pemasarannya. Perusahaan menjamin kayu hasil panen pasti laku, karena perusahaan (Sri Farm) sudah melakukan kerjasama dengan pabrik kayu di Sulawesi dan Jawa. “Dalam waktu 5 tahun, investor sudah bisa panen pertama dengan hasil minimal 560 juta (70%) untuk investor (pemilik). Harga jual sesuai dengan harga panen saat itu,” jelasnya.
Kelebihan lain, pohon diasuransikan. Jadi, jika terjadi musibah seperti tanah longsor atau kebakaran hutan, risiko ditanggung perusahaan.
Dengan bergabung dalam bisnis ini, investor secara otomatis tergabung dalam komunitas “go green investor club”, jaringan bisnis antar investor seluruh Indonesia. Tiap enam bulan, perusahaan pun akan menyampaikan perkembangan pohon kepada investor. Dan untuk ke depan, di beberapa titik akan dipasangi kamera CCTV, sehingga investor bisa memantau secara online.
HANYA RP 175 JUTA
Perempuan kelahiran Singaraja 45 tahun silam ini menyampaikan harga khusus untuk 25 investor pertama, mendapatkan diskon sebesar Rp 50 juta atau hanya Rp 175 juta. “Tanda minat minimal Rp 5 juta per hektare. Sebelum deal, investor kami ajak dulu mengecek lokasinya. Jika deal, biaya akomodasi ditanggung perusahaan. Jika tidak deal, biaya akomodasi dipotong dari biaya tanda minat,” tegas Kusmini sembari mengatakan sejak pree-launching satu bulan lalu, sudah laku beberapa paket.
Tak hanya itu, perusahaan juga menawarkan hadiah menarik bagi investor, yakni tirta yatra ke India (Umroh), perhiasan emas 22 karat, dan grandprize
mobil Honda Mobilio, yang diundi tiap penjualan 200 hektare/paket. Info selengkapnya, hubungi Sri Farm Office: jln. Tukad Batanghari No. 9, Denpasar, Bali, HP 085337496688, 087861999658, wwwsrifarm.com. –ten
Foto:
  1. Pabrik yang diajak kerjasama
  2. Kusmini saat memantau hutan jabon
————–
MENGAPA KAYU JABON?
Jabon merupakan salahsatu jenis kayu terbaik untuk bahan bahan baku industri kayu di Indonesia, seperti bahan baku kayu lapis, pulp, furnitur, kertas, dll. Selain karena pertumbuhanya yang sangat cepat, kayu jabon memiliki batang yang lurus dan kayunya tidak berserat. Jenis kayu seperti ini sangat diminati oleh kalangan perindustrian kayu di Indonesia. Jabon merupakan jenis tumbuhan yang cukup kebal terhadap hama dan penyakit, sehingga tidak begitu memerlukan perawatan yang istimewa.
Pertumbuhan jabon paling cepat di dunia dibandingkan dengan tanaman kayu keras lainnya, bahkan lebih cepat dibanding pertumbuhan kayu sengon. Dengan pertumbuhan rata-rata diameter 10 cm pertahun dan tingginya dapat mencapai 25 meter. Kayu Jabon dapat dipanen pada usia 5 sampai dengan 6 tahun dengan volume kayu +0,9 m3/pohon dengan harga jual mencapai di atas Rp.1.000.000/pohon tergantung besar dan kecilnya ukuran kayu jabon.
Selain itu permintaan kayu Jabon terus meningkat setiap tahunya. Kebutuhan kayu dunia yang semakin melonjak setiap tahunya, tidak diimbangi dengan suplay kayu yang ada, bahkan kondisi hutan di Indonesia saat ini semakin kritis. Data menunjukkan, setidaknya setiap tahun Indonesia membutuhkan 72 juta3 kayu siap olah, dan saat ini baru terpenuhi sekitar 50 juta3 saja. Itu pun sebagian besar dari hasil tebang hutan alam di Indonesia. Sedangkan akhir-akhir ini pemerintah sudah melarang keras penebangan hutan alam untuk industri kayu di Indonesia. Artinya, peluang investasi jabon masih terbuka lebar.
Pohon jabon memiliki kemampuan copice (setelah ditebang akan tumbuh tunas baru), sehingga sekali menanam dapat dipanen dua kali. Setelah panen pertama, beberapa minggu kemudian, pada tunggak akan muncul beberapa tunas baru yang nantiya bisa bisa dipilih untuk dirawat lagi. Jika tunas-tunas ini dibiarkan selama setahun, akan diperoleh tunas-tunas baru yang tumbuh lurus ke atas. Setelah berumur sekitar satu tahun, dipilih satu tunas yang terbaik untuk dipelihara menjadi pohon kembali yang dapat dipanen pada umur 4-5 tahun. Masa panen tunas-tunas ini lebih cepat karena sudah memiliki akar jadi, sehingga dalam proses tumbuhnya pohon jabon tidak memerlukan waktu yang lama. Setelah pohon yang berasal dari tunas tadi ditebang maka tunas-tunas baru yang dihasilkan dapat dipelihara dan dipanen seperti tunas pertama.
Harga kayu jabon ini pun diprediksi akan terus meningkat di tahun-tahun yang akan datang, dikarenakan kebutuhan kayu di Indonesia yang semakin meningkat, sedangkan kondisi hutan di Indonesia semakin kritis. Apalagi khir-akhir ini pemerintah mengeluarkan Undang-undang mengenai HPH, dimana industri perkayuan di Indonesia harus tetap dikembangkan namun menggunakan kayu dari hasil hutan tanam rakyat, tidak boleh lagi menggunakan kayu dari hasil penebangan hutan alam. Sehingga defisit pasokan kayu akan semakin besar, dan hal ini akan mempengaruhi kenaikan harga kayu jabon di masa yang akan datang. “Jadi tunggu apa lagi? Kini saatnya punya perkebunan uang dan menyelamatkan lingkungan, go green & grow rich. Beli masa depan dengan harga sekarang,” tegas Kusmini. –ten
Foto:
  1. Pohon jabon
  2. Hutan jabon

Bumi adalah Titipan, bukan Warisan

bumiSejak global warning menjadi isu dunia, secara drastis kesadaran lingkungan menjadi point penting dalam kehidupan manusia. Berbagai gerakan penghijauan menjadi begitu popular hampir diseluruh dunia. Secara umum global warming atau yang lebih dikenal dengan pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer,  laut  dan daratan bumi, akibat  terjadinya peningkatan efek rumah kaca yang terjadi di bumi. Dan Salah satu penyebab efek rumah kaca adalah penggundulan hutan.  Yang memicu peningkatan jumlah karbon dioksida di atmosfer akibat  tidak terdapat tumbuhan yang menyerap karbondioksida yang digunakan dalam proses fotosintesis.  Jika global warming tidak segera diatasi akan menyebabkan dampak yang lebih besar yakni hilangnya pulau-pulau yang berakibat pada perubahan wajah peta dunia kita. Bencana ini disebabkan naiknya permukaan laut akibat mencairnya gunung es di kawasan kutub. Jika kondisi ini dibiarkan terus, besar kemungkinan generasi mendatang yang paling menanggung akibatnya. Karena bumi adalah titipan, bukan warisan.
Berawal dari kesadaran itu I Made Budaka Wijaya seorang mantan tentara yang kini sukses bagai pengusaha, merasa berkewajiban memberikan kontribusi bagi keberlangsungan kehidupan mahluk hidup didunia. Tidak hanya sekedar menyelamatkan lingkungan namun sekaligus memberikan kesejahtraan bagi umat manusia.
Terinspirasi oleh kearifan local Tri Hita Karana. Hubungan harmonis manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan, berdirilah Sri Farm yang berkantor  di Jalan Tukad Batanghari no 9 Denpasar, telp  0361-8955872,  085337496688,  087861999658. Sebuah perusahaan yang khusus bergerak dibidang perkebunan dengan visi misi bekerja sekaligus beribadah. Ibarat kata pepatah sambil menyelam minum air.  Memetik keuntungan sekaligus turut serta dalam upaya penyelamatan dunia dari pemanasan global.
Melihat kondisi pasar saat ini dan dimasa mendatang, dimana kebutuhan kayu khususnya Jabon kian meningkat, maka  yang kini sedang dikembangkan Sri Farm adalah perkebunan tanaman Jabon. Jika diibaratkan menanam Jabon bagaikan berkebun emas. Selain keunggulan utama Jabon bisa dipanen dua kali dalam waktu 10 tahun, masih banyak lagi keunggulan lain dari tanaman Jabon. Sementara untuk pemasaran saat ini Sri Farm sudah melakukan kerjasama dengan beberapa pabrik kayu di Sulawesi dan di Jawa. Mereka siap membeli Jabon berapapun jumlahnya. Pabrik – pabrik tersebut punya buyer cukup banyak diantaranya dari Cina dan India.
Mengingat Bali yang kecil dan tidak memungkinkan untuk membuka lahan perkebunan bersekala besar, maka dipilihlah Sulawesi Barat, tepatnya Mamuju sebagai tempat pengembangan perkebunan tersebut. Selain dekat dengan Bali tanahnya juga sangat subur.
Hanya dengan rp 225 juta bisa punya kebun uang bermerek Jabon , mendapatkan tanah seluas 1 hektar  atas nama pembeli, mendapatkan 800-1.000  pohon jabon termasuk biaya penanaman, pemupukan dan perawatan hingga panen dengan hasil minimal rp 1,120 Milyar  , gratis biaya kunjungan ke lokasi perkebunan di Sulawesi barat yang dijadwalkan pada kunjungan perdana tgl 24 januari 2015 , bergabung dalam komunitas “ green & grow rich “ ,serta berpeluang meraih grand prize seperti mobil Toyota yaris, perhiasan emas 22 karat dan tirtayatra ke India dan semua perjanjian kerjasama dibuat di notaris. Apabila terjai resiko, Sri Farm memberi garansi uang kembali 100 persen plus bunga diposito selama 5 tahun.  Klausal inipun tertuang dalam perjanjian notaris. Untuk yang berminat, 25 pembeli pertama yang datang ke kantor Sri Farm mendapatkan harga special hanya rp. 185juta.

Selasa, 31 Maret 2015

Salam Tani !!  Rekan-rekan Gerbang Pertanian semua, maspary sangat senang dan bangga ternyata selama ini banyak sekali para petani yang merespon informasi-informasi (artikel-artikel) yang kami tulis di Gerbang Pertanian. Ini membuktikan kalau blog yang maspary kelola bisa mendatangkan manfaat bagi petani Indonesia. 

Selain itu ternyata para petani di seluruh nusantara banyak juga yang menanyakan ketersediaan produk-produk (stok produk), cara penjualan produk dan cara pengiriman produk Gerbang Pertanian. Tidak sedikit dari mereka yang menanyakan agen atau cabang Gerbang Pertanian yang berada di kabupaten mereka masing-masing. Mereka ingin belanja langsung atau tidak secara online. Hal ini disebabkan karena adanya biaya ongkos kirim dan juga para petani biasanya ingin lihat bentuk produknya dulu baru mantab membeli. Selain itu tidak sedikit dari mereka yang belum percaya melakukan transaksi secara online. Untuk para petani yang lokasinya di ujung kabupaten (maaf maksudnya di pelosok) terkadang merasa sangat ribet jika harus mencari bank untuk transfer dan terkadang dari mereka juga belum tahu bagaimana cara transfer di bank. 

Oleh karena itu untuk memudahkan akses para petani dalam mendapatkan produk Gerbang Pertanian dan  untuk mengembangkan usaha agribisnis Gerbang Pertanian secara Offline kali ini maspary sedang mencari mitra usaha pertanian di Seluruh Indonesia. Maspary merencanakan akan membuat keagenan produk Gerbang Pertanian di setiap Kabupaten di seluruh Indonesia. Tentunya perencanaan ini akan dilaksanakan secara bertahap baik untuk wilayah maupun produknya. 



Untuk mengatur distribusi dan wilayah pemasaran para mitra usaha agar tidak overlape, maka maspary sementara hanya akan membuka satu agen (mitra usaha) dalam  satu kabupaten kecuali jika dirasa perlu penambahan karena wilayahnya terlalu luas. 

Daftar mitra usaha/ agen (nama dan alamat lengkap) di setiap kabupaten akan ditampilkan di blog Gerbang Pertanian ini, sehingga akan memudahkan para petani untuk mendapatkan produk Gerbang Pertanian secara langsung di kabupaten masing-masing. Maspary juga akan membantu promo setiap agen, dengan cara mengarahkan pembelian langsung ke agen kepada para petani yang melakukan order/ pembelian secara online (jika dikabupaten tersebut sudah ada agen). 

Oleh karena itu jika rekan-rekan tertarik menjadi mitra usaha Gerbang Pertaniansegera saja melakukan pendaftaran melalui SMS ke 0812 2630 297 (maspary) dengan format : 


MU - Nama - Alamat
contoh
MU - Sugeng Riyadi - Jl Selipan no 45 RT 01/ 02 Bangkalan Madura Jawa Timur


Hak menjadi mitra usaha Gerbang Pertanian :
  1. Nama, alamat dan no telpon mitra usaha akan di tampilkan di Gerbang Pertanian
  2. Mendapat pengalihan order dari Gerbang Pertanian di masing-masing kabupaten (jika ada petani yang akan membeli produk langsung ke Gerbang Pertanian maka akan kami arahkan ke mitra usaha terdekat)
  3. Mendapatkan discount pembelian sampai 20 %.
  4. Bebas ongkos kirim (untuk pulau jawa) dan bantuan ongkos kirim untuk luar jawa.


Kewajiban mitra usaha Gerbang Pertanian:
  1. Melakukan pembelian produk Gerbang Pertanian dengan minimal order
  2. Tidak merusak harga produk Gerbang Pertanian (harga penjualan minimal harus sama dengan harga di Gerbang Pertanian).


Produk yang di mitra usahakan (sementara) :
  1. POC pomi dengan minimal order 20 botol (2 dus) discount 20% untuk keterangan silahkan KLIK DISINI
  2. Dekomposer Beka dengan minimal order 20 botol (2 dus) discount 20% yang sangat bagus untuk dekomposer, pupuk biologis dan pestisida hayati.KLIK DISINI untuk info yang lebih detail.
  3. Numectin Insektisida pengendali kutu tanaman, trips, tungau, kutu kebul, mizuz, apids, wereng dll dengan minimal order 50 botol (1 dus) discount 15% untuk informasi lebih detail silahkan KLIK DISINI
Kami tidak memiliki perjanjian yang terlalu mengikat pada para mitra usahaGerbang Pertanian, pada prinsipnya kami hanya ingin memudahkan para petani untuk mendapatkan produk-produk kami dan memberikan peluang usaha pada rekan-rekan baik kios, pengusaha ataupun perorangan.



Sukses Petani Indonesia !!
     Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

Rabu, 11 Maret 2015

Tanaman terong usia 1 bulan.
Ditumpang sari dengan caisim.
Vigor tanaman yang prima.
Bunga-bunga dan bakal buah bermunculan lebat.
Ditumpangsari juga dengan sawi sendok/pakchoy. Phakcoy sudah dipanen 1x.


HAMA-HAMA UMUM TANAMAN BUDIDAYA HORTIKULTUR
========================================================
Lalat buah sering menghapus impian petani untuk memetik panen. Kerugian yang ditimbulkannya sangat luar biasa, buah-buah yang seharusnya bisa dipanen menjadi rontok berguguran dan busuk dalam jumlah besar. Sesuai namanya, lalat kuning kecil ini spesialis penyerang tanaman-tanaman yang sedang berbuah. Hampir semua jenis tanaman yang berbuah tak luput dari serangannya, seperti jambu, mangga, jeruk, nangka, dll. Begitu pun pada tanaman sayuran berbuah, sepeti cabe, tomat, paprika, dll. Lalat menyerang dengan cara menusuk buah untuk meletakkan telurnya. Jika tanaman Anda terserang hama yang satu ini, JANGAN MAIN-MAIN, segera tanggulangi karena bisa menghancurkan.
Tentu, Sahabat sudah tidak asing dengan BELALANG. Meskipun menggemaskan dan asyik untuk diajak main-main bagi anak-anak, siapa nyana si serangga ini bisa melumat lahap tanaman budidaya kita. Sasaran utamanya adalah daun, di mana daun menjadi “compang camping” karena disantap sebagai “lalap”. Efeknya, pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan produksi menurun drastis, hal ini karena cadangan makanan/nutrisi di dalam daun menjadi habis dan fotosintesis terganggu. Karena bisa sangat merusak, maka jangan menganggap belalang mahluk lucu, segera lakukan penanganan.

Nah, kalau hama yang satu ini sangat berjiwa seni. Pekerjaanya adalah mengukir dan “membatik” di atas daun. Daun tanaman digorok kulit permukaannya sehingga menghasilkan alur atau motif belang-belang tak beraturan. Sama halnya dengan belalang, hama penggorok mencuri nutrisi yang ada di dalam daun. Sudah jelas efeknya tanaman menjadi kurang produktif dan pertumbuhannya terhambat. Jika Anda menemukan si tukang batik ini pada tanaman Anda, lakukanlah penanganan.

Walangsangit atau Kungkang mungkin termasuk hama yang dibenci oleh para petani. Sudah baunya yang tidak sedap, serangga kurus berantena ini juga sangat merugikan terutama pada tanaman padi. Petani padi bisa gigit jari karena hasil panen bisa anjlok. Akibat dari serangan kungkang, bulir-bulir padi menjadi menghitam, kempis dan gagal berisi.

Tungro nampaknya bukan hanya populer di kalangan petani padi kita, faktanya hama kecil ini telah menimbulkan kerugian yang besar di berbagai negara. Besarnya populasi akibat cepatnya berkembang biak menjadikan hama ini sulit diberantas. Serangan hama ini menimbulkan tanaman menjadi tidak berkembang dan tidak berproduksi. Jika Anda tak mau ambil resiko, maka segeralah lakukan penanganan.

Jika Sahabat menemukan mahluk-mahluk kecil berwarna putih menyelimuti tanaman, baik pada daun, batang atau buah, maka itulah si kutu putih dan si kutu kebul. Kehadirannya membuat tanaman sangat terganggu, karena selain nutrisi tanaman dicuri, kedua hama ini juga mengganggu fotosintesis tanaman. Mereka juga seringkali menjadi vektor/penular sejumlah virus yang mematikan tanaman. Kutu putih dan kutu kebul sulit diberantas. Sekali menempel, mereka akan berkembang biak dengan cepat dan menutupi tanaman.

Ulat, bukan hanya mahluk yang bikin merinding, namun juga hama yang sangat merugikan petani. Ada banyak jenis ulat, mulai dari spesialis pemakan buah sampai pemakan daun. Sekali bertelur, jumlahnya bisa ratusan. Maka tak heran jika populasi mereka bisa berkembang cepat. Para petani sayuran (seperti cabe, tomat, kubis, brungkol, brokoli, sawi, selada, dll), sering menjadi korban keganasan hama ini.

Jika Anda mendapati tanaman daunnya keriput, keriting atau menggulung, hama inilah biang keroknya. Ya, kutu-kutuan — termasuk kutu daun, thrips, aphid, tungau — merupakan hama yang banyak ditemui pada tanaman, mulai dari sayuran (terutama cabe), sampai tanaman hias/bunga (seperti pada ros). Hama ini mencuri nutrisi tanaman dengan cara menghisapnya, oleh karena itu daun tanaman menjadi keriput dan melengkung. Daun akan menguning, bercak-bercak coklat atau keperakan, dan akhirnya gugur. Bagian yang sering menjadi sasaran adalah daun muda dan pucuk. Kutu biasanya ditemukan bergerombol dan sembunyi dibalik daun (sisi bawah). Karena kutu menghasilkan cairan/sekresi berbau manis, kehadirannya seringkali mengundang semut-semut datang. Ini bisa memperparah kondisi tanaman. Efek dari serangan kutu menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi kerdil, cabang dan pucuk tidak berkembang, bunga dan bakal buah pada rontok.

Wereng, serangga penghisap cairan tumbuhan, khususnya pada padi. Selain sebagai pemakan langsung, wereng juga menjadi vektor penularan sejumlah penyakit tumbuhan penting, khususnya kelompok virus. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu dan kerdil. Ada beberapa jenis wereng: wereng hijau, wereng coklat, wereng punggung putih. Mereka sulit dikendalikan karena memiliki berbagai biotipe yang masing-masing memiliki kesukaan tersendiri terhadap kultivar yang berbeda-beda pula.

Hama merah atau lebih tepatnya penyakit merah bukan hal yang asing bagi petani padi. Penyakit ini betul-betul sangat diwaspadai, karena memang dampaknya tidak bisa ditoleransi. Gejala penyakit merah tampak menimbulkan warna coklat kemerahan yang menyebar dari akar hingga batang padi. Jelas ini menyebabkan tanaman terganggu produktivitasnya.
Hasil panen bisa menurun drastis, bisa mencapai 50-80% !

Untuk menanggulangi hama-hama di atas, silakan kontak kami untuk memesan ANTILAT